Tampilkan postingan dengan label Berita Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Guru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Mei 2016

Indra: Pemerintah Akan Sia-Sia Saja Jika Gaji Guru Honorer 3 Juta?


Assalamualaikum wr..wb
Salam sejahtera buat kita semua!.

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji. mengatakan bahwa sia-sia saja jika pemerintah menggaji Guru Honorer dengan gaji 3 juta karena kemampuan Para Guru baik itu PNS dan Honorer masih banyak dibawah standar. Berikut penjelasan lengkapnya !!!

Upaya Komisi X DPR RI untuk meningkatkan gaji guru honorer hingga Rp 3 juta ditanggapi biasa oleh pengamat dan praktisi pendidikan abad 21, Indra Charismiadji. 
Menurut dia, itu hanya sekadar janji-janji politisi untuk menarik simpati guru honorer yang tersebar di seluruh Tanah Air.
"Bagi saya, gaji Rp 3 juta yang dijanjikan pimpinan Komisi X DPR hanya bahasa politis. Belum tentu direalisasikan," ujar Indra, Minggu (8/5).
Keraguan Indra lantaran‎ kualitas guru honorer banyak di bawah rata-rata. Bila negara menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk menggaji guru honorer, hanya sia-sia saja. 
Ini dilihat dari hasil uji kompetensi guru (UKG) baik guru PNS maupun honorer. Dari tiga juta guru yang dites UKG, tidak sampai 10 persen yang nilainya di atas 80.
"Daripada ‎menggaji guru honorer yang kualitasnya rendah, lebih baik pemerintah menyiapkan tenaga pendidik yang berkompetensi tinggi. Ada 5,5 juta calon guru muda yang bisa memenuhi kebutuhan pendidikan di Indonesia," bebernya.
‎Sebelumnya Pimpinan Komisi X DPR Utut Adianto berjanji memperjuangkan agar gaji honorer bisa Rp 3 juta per bulan.‎ Menurut politikus F-PDIP ini, pihaknya sudah membuat simulasi gaji guru honorer Rp 3 juta per bulan. Total dana yang dibutuhkan sekitar Rp 29 triliun untuk 860 ribu guru.
Dia menyebutkan, selama ini DAU pendidikan Rp 142‎ triliun sebagian besar (Rp 140 triliun) habis untuk membayar gaji guru PNS. Sementara guru honorer tidak masuk alokasi dana pendidikan sehingga gajinya dibayar sesuka hati.
Politikus Fraksi PDIP ‎ini menambahkan, ada dana taktis Rp 15 triliun yang sebenarnya bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah honorer K2. Hanya saja masalah ini akan dibahas kembali dengan Mendikbud Anies Baswedan.
Sumber: jpnn.com
Demikian kritikan yang dilontarkan oleh pengamat pendidikan indra charismiadji bahwa sia-sia gaji guru honorer jika sampai 3 juta karena masih banyak yang dibawah standar!
Read More

Rabu, 04 Mei 2016

Gara-Gara Cubit Siswa Guru Ini Dilaporkan Orang Tua Murid Ke Polisi dan KPPAD, Bagaimana Pendapat Sobat Guru?


Assalamualikum wr..wb
Salam sejahtera buat kita semua.

Kebebasan hak asasi anak memang harus dipertahankan, Namun kita harus tahu metode pengajaran yang dilakukan oleh Guru berbeda-beda, terkadang ada guru yang agak sedikit keras dalam pendekatan memberikan materi sehingga siswanya lebih terangsang untuk mau belajar. Namun apa jadinya jika ada orang tua yang keras melaporkan guru yang hanya mencubit siswanya karena tidak mau mendengar suruhan gurunya untuk menghafal asmaul husna, setujukan Bapak/Ibu guru dengan kejadian ini?

Linnga, Tidak terima anaknya dicubit, orang tua murid laporkan guru ke polisi. Cubitan sang guru di bagian paha siswa SD tersebut dianggap sebuah penganiayaan.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian yang terjadi pada Jumat 29 April 2016 tersebut, terjadi karena tidak bisa menghapal Asmaul Husna. Akibat cubitan tersebut, sang siswa mengalami luka lebam di bagian paha.

"Namun, laporan orang tua murid ini oleh pihak Kepolisian Sektor Dabo disarankan agar diakhiri dengan perdamaian dan bermediasi terlebih dahulu oleh kedua belah pihak. tapi pihak orang tua ngotot untuk berdamai, dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Lingga.
"Sayangnya pihak orang tua murid menolak tidak mau berdamai, tetap dan kembali melaporkan peristiwa ini ke KPPAD kabupaten Lingga," ujar anggota KPPAD Kabupaten Lingga, Hadsumantri, kepada awak Media, seperti dikutip dari Haluan Kepri, Selasa (3/5/2016).

Pihak KPPAD, kata Hadsumatri, telah mengunjungi sekolah, dimana siswa tersebut belajar. Menurut pengakuan sang guru, dirinya mencubit agar anak itu cepat pandai, dan guru tersebut mengaku menyesal serta telah meminta maaf kepada orang tua murid anak tersebut.

"Namun tetap saja orang tua siswa itu tidak mau berdamai dan akan terus memperkarakan kasus ini kepada pihak yang berwajib," ujarnya.

Hadisumantri mengatakan, awalnya guru SD ini menyuruh anak muridnya untuk menghafal Asmaul Husna di rumah. Namun, setelah disuruh ke depan membacakan, ia tidak bisa, lalu guru ini mencubit anak tersebut.  

"Anak itu di suruh maju ke depan kelas membacakan hapalan, tapi ia tidak bisa, makanya guru tersebut memberikan hukuman. Tapi keesokan harinya, orang tua melaporkan ke polisi, katanya kasus penganiayaan karena pahanya lebam," ujar dia.

Untuk sementara, kasus ini masih dalam proses penyelesaian dan ditangani oleh pihak-pihak terkait.

(fds/okezone)
Nah setelah membaca berita di atas berikan komentar saudara dibawah ini dan jangan lupa Bagikan!!!!
Read More

Selasa, 03 Mei 2016

AMIINKAN!!! 2017 GAJI GURU HONORER AKAN DIUPAYAKAN MINIMAL 3,3 JUTA SEBULAN


ASSALAMUALAIKUM WR..WB
SALAM SEJAHTERA

Mari kita berdoa semoga nanti pada tahun 2017 gaji Guru kontrak akan setara UMP sehingga kesejahteraan Guru Honorer dapat ditingkatkan.

Guru honorer atau Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Bekasi, Jawa Barat, boleh senang. Tahun depan, honor mereka akan dikerek, setara dengan Upah Minimum Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, tiap tahun Pemkot terus mengupayakan kenaikan honor bagi guru kontrak. Pada November 2015, upah untuk guru honorer dinaikkan dari Rp1 juta jadi Rp2 juta per bulan.

"Kita upayakan pada 2017 jadi Rp3,3 juta per bulan," kata Rahmat saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi, Senin (2/5/2016).

Menurut Rahmat, kenaikan honor bagi guru kontrak dirasa perlu. Sebab, kesejahteraan para guru harus diutamakan agar metode pengajaran anak didik di Kota Bekasi menjadi prioritas guru.

Rahmat tak menampik kesejahteraan guru di Kota Bekasi masih jauh tertinggal dibanding kota-kota besar lainnya. Sebab, honor mereka, di Jakarta dan Surabaya bisa lebih besar dibandingkan Kota Bekasi.

"Kita harus kejar kota-kota besar itu agar kesejahteraan guru kita bisa sejajar," ujarnya.

Jumlah guru di Kota Bekasi tercatat sebanyak 10.017. Semua aktif mengajar dari tingkat SD hingga setara SMA dan SMK. Sebanyak 6.354 orang di antaranya berstatus guru PNS dan 3.663 lainnya berstatus guru non-PNS. Sedangkan guru berstatus kontrak tercatat sebanyak 2.500 orang.

Kepala Bidang Bina Program pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Agus Enap menyampaikan, saat ini kenaikan upah bagi guru kontrak bukanlah hal mustahil. Bila pos anggaran pengupahan guru kontrak pada APBD Kota Bekasi diperbesar, otomatis honor para guru akan ikut meningkat.

Namun, kini pihaknya sedang mendata kebutuhan dari para guru TKK di Kota Bekasi. Agar, kenaikannya bisa diketahui secara ideal.

"Bila kaum guru sejahtera, tentunya kami berharap dapat memacu semangat kerja dan produktivitas belajar mengajar siswa di sekolah," kata dia.
Sumber; http://news.metrotvnews.com
Demikian informasi yang kami sampaikan semoga bermanfaat!
Salam edukasi
Read More

Senin, 02 Mei 2016

INDRA;SIA-SIA DIGAJI JUTAAN, KALAU GURUNYA MASIH GAPTEK

Selamat malam buat sobat semua.
Sebuah tamparan dilontarkan kepada guru oleh pengamat pendidikan indra"sia-sia digaji jutaan kalo Gurunya masih Gaptek", Setujukah Bapak/Ibu terhadap pernyataan ini?


Kritikan pedas dilontarkan pengamat pendidikan Indra Charismiadji terhadap kualitas guru di Indonesia. Menurut dia, guru-guru di Indonesia mayoritas (maaf) berkualitas rendah. Sedangkan yang berkualitas menengah sampai tinggi hanya sekitar 10 persen.

"Bagaimana pendidikan di Indonesia bisa bagus kalau tenaga pendidiknya kompetensinya rendah. Lembaga-lembaga internasional menempatkan kualitas pendidikan Indonesia rata-rata rangking dua dari bawah," ujar Indra dalam sebuah seminar nasional pendidikan, Selasa (26/4).

Anehnya, kata In‎dra, seluruh guru ramai-ramai meminta kenaikan gaji serta tunjangan dengan alasan memuliakan tenaga pendidik. Sejumlah daerah, malah memberikan tunjangan yang fantastis. Di DKI Jakarta, misalnya, gaji dan tunjangan guru mencapai Rp 18 juta.

"Guru di DKI dibayarkan Rp 18 juta, angka yang cukup tinggi. Yang jadi pertanyaan, layakkah mereka mendapatkan gaji setinggi itu? Sementara dari data banyak guru DKI yang tidak tahu soal komputer," sergahnya.

Lanjut Indra, bila gurunya gagap teknologi alias gaptek, bagai‎mana bisa mengajarkan siswa generasi abad 21. Itu artinya, pemerintah sia-sia mengeluarkan dana ratusan juta untuk bayar gaji dan tunjangan guru.

"Saya selaku pembayar pajak, jelas tidak rela karena dana yang kita bayarkan diplotkan ‎kepada guru-guru tidak berkualitas. Kalau guru-guru kita berkompetensi tinggi, saya yang akan mencarikan sekolah internasional bagi mereka dan dibayar tinggi," tandasnya.

Sumber : jpnn

Demikian info ini kami sampaikan agar menjadi motivasi bagi kita para Guru untuk lebih baik lagi

Read More

Senin, 25 April 2016

Wajib Tahu!!! Ini Cara Mengecek Penyaluran Dana BOS Tahun 2016

Assalamualaikum wr..wb
Salam sejahtera buat kita semua.

Dana BOS, siapa yang tidak tahu dana BOS, tapi sudah tahukah mekanisme penyaluran dan Jumlah dana BOS yang didapat daerah anda?. Transparansi dana BOS sangat diperlukan oleh karena itu kami menghadirkan cara untuk memantau penyaluran dana BOS dengan cara mengecek berapa dana BOS yang diperoleh masing-masing daerah secara Online.

Informasi penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2016 dapat dilihat semua orang. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka informasi penyaluran dana BOS tahun 2016 secara online sebagai bentuk transparasi penyalurandana BOS  dan masyarakat dapat mengawasinya.

Siapapun dapat melihat besaran dana BOS yang telah disalurkan pemerintah ke seluruh provinsi se-Indonesia yang kemudian disalurkan ke sekolah-sekolah yang ada di daerahnya. Jumlah dana BOS yang diterima sekolah dan tanggal penyaluran dapat dilihat langsung. 

Cara Melihat Informasi Penyaluran Dana BOS Tahun 2016
1. Kunjungi laman situs http://salur.bos.kemdikbud.go.id
2. Pilih tahun penyaluran dana BOS, akan tampil seperti ini:

Cara Mengecek Penyaluran Dana BOS Tahun 2016
3. Klik nominal jumlah dana BOS pada provinsi yang ingin dilihat, maka muncul nama-nama sekolah yang sudah menerima dana BOS dengan rincian nominal dan tanggal penyaluran.

Cara Mengecek Penyaluran Dana BOS Tahun 2016
4. Anda dapat memanfaatkan menu Search untuk mencari sekolah.

BOS adalah program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya operasional bagi sekolah sebagai pelaksana program wajib belajar. Penerimanya adalah semua sekolah, baik negeri maupun swasta yang sudah terdata dalam sistem Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodik).

Dana BOS Tahun 2016 tiap sekolah disalurkan di awal triwulan didasarkan pada data Dapodik dengan ketentuan sebagai berikut:

Triwulan 1 didasarkan pada Dapodik tanggal 15 Desember 2015
Triwulan 2 didasarkan pada Dapodik tanggal 1 Maret 2016
Triwulan 3 didasarkan pada Dapodik tanggal 1 Juni 2016
Triwulan 4 didasarkan pada Dapodik tanggal 21 September 2016

Besar dana BOS tahun 2016 yang diterima oleh sekolah dihitung berdasarkan jumlah peserta didik. besar satuan biaya untuk tingkat SD/SDLB adalah Rp 800.000,-/peserta didik/tahun. Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh, dan dikelola secara mandiri oleh sekolah. 

Demikian informasi mengenai cara mengecek penyaluran dana BOS tahun 2016.
Sumber: Sekolahdasar.net
Read More

Jumat, 15 April 2016

Alhamdulillah, Sudah Disepakati Bahwa Ada 555.467 Guru Dapat Sertifikasi Gratis!!!


BeritaPNS.com- Ini kepastian yang ditunggu-tunggu oleh para guru bahwa biaya sertifikasi guru murni dibiayai oleh pemerintah, Ada setengah juta orang Guru yang akan mendapat fasilitas sertifikasi Gratis dari pemerintah, selamat ya bapak/ibu guru.

Sebanyak 555.467 guru akan mendapat fasilitas sertifikasi gratis dari pemerintah. Hanya saja, guru-guru yang dibiayai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merupakan guru dalam jabatan (guru yang diangkat sebelum 31 Desember 2005).

Selain itu juga guru yang diangkat dalam kurun 31 Desember 2005-31 Desember 2015. Sertifikasi guru tersebut akan dilakukan melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang dibagi menjadi empat gelombang. Targetnya, pada 2019 semuanya diitargetkan sudah tersertifikasi.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata mengatakan, kebijakan tersebut diambil pada Senin (11/4) dan sudah disepakati Rabu (13/4) dengan forum rektor perguruan tinggi negeri di Universitas Negeri Jakarta.

“Jumlahnya kan banyak, ada 555.467 orang. Tidak mungkin dilakukan dalam satu tahun. Maka dengan forum rektor disepakati untuk dibagi menjadi empat batch (gelombang), yaitu tahun 2016, 2017, 2018, dan 2019,” ujar pria yang akrab disapa Pranata itu, kemarin (13/4/2016), di Jakarta.

Diperkirakan, setiap tahunnya (satu gelombang), akan ada sekitar 140 ribu guru yang mengikuti PLPG. Kewajiban bagi guru untuk memiliki sertifikat pendidik diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen (UUGD). 

UU tersebut menyatakan guru adalah pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru profesional minimum harus sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV), menguasai kompetensi, memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta punya kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Sumber: jpnn.com

Demikian informasi yang kami bisa sampaikan kepada sobat sekalian mengenai Sertifikasi bagi setengah juta Guru akan ditanggung oleh pemerintah 
Read More

About

S.U.N adalah Smart Update News dimana Kumpulan informasi teknologi ter-Update

Page Views

Blog Archive

Designed By S.U.N